RNews.Media – Pimpinan dan anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Gorontalo, Sabtu (25/10/2025). Kunjungan ini dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi I, Sitti Nurayin Sompie, dan diterima langsung oleh Kepala LPKA, Parulian Hutabarat.
Dalam pertemuan tersebut, rombongan legislatif menyoroti kondisi bangunan LPKA yang dinilai terlalu sempit untuk menunjang kegiatan pembinaan anak. Anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, Fikram A.Z. Salilama, menegaskan perlunya perhatian serius dari pemerintah daerah untuk menyiapkan lahan baru bagi pengembangan fasilitas LPKA.
“Kami akan membicarakan hal ini dengan pemerintah agar bisa menyiapkan lahan yang lebih memadai. Pembinaan terhadap anak-anak ini harus dilakukan dengan baik agar mereka bisa kembali ke masyarakat dengan mental yang lebih kuat,” ujar Fikram.
Saat ini, tercatat ada 25 anak yang menjalani pembinaan di LPKA Gorontalo, dengan sebagian besar kasus berkaitan dengan pelanggaran asusila. Melihat kondisi tersebut, Fikram juga menekankan pentingnya pendekatan spiritual dalam proses rehabilitasi.
“Kami berharap pemerintah turut melibatkan dai atau pembimbing rohani untuk memberikan pencerahan kepada anak-anak ini. Pembinaan mental dan spiritual sangat penting agar mereka bisa berubah dan memiliki masa depan yang lebih baik,” tambahnya.
Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari upaya DPRD Provinsi Gorontalo untuk memastikan fasilitas pembinaan anak di daerah dapat berfungsi optimal dalam mendukung proses rehabilitasi dan pendidikan karakter bagi anak binaan.



















