Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahParlemen

Studi Pansus DPRD Gorontalo ke Dispora DIY, Cari Formula Perkuat Kebijakan Pemuda

29
×

Studi Pansus DPRD Gorontalo ke Dispora DIY, Cari Formula Perkuat Kebijakan Pemuda

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

RNews.Media – Panitia Khusus (Pansus) Kepemudaan DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (21/11/2025). Rombongan dipimpin Ketua Pansus, Ghalib Lahidjun, sebagai bagian dari upaya memperkuat penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kepemudaan di Gorontalo.

Kedatangan mereka diterima Kepala Seksi Pemuda Balai Pemuda dan Olahraga DIY, Rini Admiwati, di Ruang Laksaya Jaya UPTD Balai Pemuda dan Olahraga. Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka, membahas berbagai aspek pengelolaan urusan kepemudaan yang telah dijalankan Pemerintah DIY.

Example 300x600


Ghalib menyampaikan bahwa kunjungan tersebut memberikan kesempatan bagi pihaknya untuk memahami secara langsung implementasi kebijakan kepemudaan di Yogyakarta, terutama setelah diberlakukannya Perda Nomor 9 Tahun 2024.

“Hari ini kami berdiskusi mengenai bagaimana pemerintah daerah di DIY mengatur dan menjalankan program kepemudaan pasca terbitnya Perda Nomor 9 Tahun 2024. Banyak hal yang bisa kami pelajari,” ujar Ghalib.

Menurutnya, salah satu praktik yang patut dicontoh adalah penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Kepemudaan yang disusun secara lintas instansi. Melalui pendekatan tersebut, isu-isu pemuda tidak hanya ditangani Dispora, melainkan juga menjadi bagian dari program seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Di DIY, rencana aksi daerah dirancang secara terpadu. Walaupun anggaran Dispora terbatas, program untuk pemuda tetap berjalan karena ditopang oleh berbagai OPD. Ini model yang efektif dan bisa diterapkan di Gorontalo,” jelasnya.

Ghalib menambahkan, peran Dispora sebagai pengendali arah kebijakan cukup memadai, sementara pelaksanaan teknis dapat tersebar ke banyak instansi. Pola ini dinilai mampu memperluas jangkauan program serta memaksimalkan kapasitas pembangunan kepemudaan.

“Dispora cukup menjadi pusat koordinasi, sementara pelaksanaannya melebar ke OPD lain. Ini pendekatan yang akan kami adaptasi,” tegasnya.

Pansus berharap, hasil kunjungan kerja ini dapat memperkaya substansi Ranperda Kepemudaan yang sedang dirumuskan. Regulasi tersebut diharapkan mampu memberikan landasan kuat bagi peningkatan kualitas, peran, dan kesempatan pemuda dalam pembangunan daerah.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *