RNews.Media – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Hamzah Muslimin menggelar reses di Kelurahan Ipilo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Selasa (10/2/2026). Ia mengundang perwakilan sekitar 50 kelurahan bersama Dinas Kumperindag, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo untuk menampung aspirasi warga secara gabungan.
Dalam dialog, warga menyoroti penonaktifan mendadak kepesertaan BPJS Kesehatan. Hamzah menjelaskan, secara nasional sekitar 8 juta peserta terdampak, sedangkan di Gorontalo jumlahnya diperkirakan 92 ribu orang. Ia meminta warga melapor agar pemerintah dapat menindaklanjuti sesuai kewenangan. Pemerintah pusat menangani kelompok desil 1 hingga 5, sementara pemerintah daerah mengakomodasi desil 6 melalui skema Universal Health Coverage (UHC).
Warga juga mempertanyakan penyaluran beasiswa dan akurasi data penerima bantuan. Hamzah menilai pembaruan data harus dipercepat karena ketidaktepatan sasaran masih terjadi, termasuk kasus aparatur sipil negara tercatat sebagai penerima bantuan.
Selain itu, warga mengeluhkan penerimaan peserta didik baru di SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 3 Kota Gorontalo, terutama terkait zonasi. Hamzah menyatakan telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan agar prioritas diberikan kepada calon siswa yang tinggal di sekitar sekolah.
Aspirasi lain mencakup layanan haji dan distribusi LPG. Hamzah menegaskan akan berkoordinasi dengan komisi terkait dan mitra kerja, lalu menyampaikan hasilnya kepada masyarakat.



















