RNews.Media – Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja ke Desa Pantungo, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Rabu (25/2/2026), untuk memantau tata kelola pemerintahan desa serta kualitas pelayanan publik menjelang bulan Ramadhan.
Anggota Komisi I dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Ramdan Liputo, mengatakan kunjungan tersebut difokuskan pada evaluasi pelayanan publik di tingkat desa selama Ramadhan. Menurut dia, perubahan ritme aktivitas masyarakat saat berpuasa menuntut penyesuaian layanan pemerintahan.
“Secara umum pelayanan publik di Desa Pantungo sudah berjalan baik. Namun pola pelayanan pada bulan Ramadhan memang berbeda dengan hari biasa karena aktivitas masyarakat cenderung terbatas,” ujar Ramdan.
Selain pelayanan publik, Komisi I juga menyoroti pengelolaan sampah di wilayah desa. Ia menjelaskan, Desa Pantungo menghadapi kendala karena belum memiliki tempat pembuangan sementara (TPS). Kondisi itu membuat sebagian warga memanfaatkan lahan kosong sebagai lokasi pembuangan.
Ramdan menambahkan, armada pengangkut sampah dari pemerintah daerah sudah beroperasi di jalur utama. Namun, wilayah permukiman yang berada di bagian dalam desa masih membutuhkan armada kecil yang dapat menjangkau langsung rumah warga.
Dalam kunjungan tersebut, Komisi I turut meninjau perkembangan koperasi desa. Ia menyebut koperasi di Desa Pantungo telah terbentuk, tetapi belum dapat dibangun karena keterbatasan lahan. Pemerintah desa bersama pengurus koperasi masih mencari solusi atas persoalan tersebut.
Sementara itu, Kepala Desa Pantungo, Sofian Gani, menyampaikan pemerintah desa tetap menjalankan pelayanan sesuai jadwal yang telah ditetapkan selama Ramadhan. Perbedaan hanya terjadi pada jam layanan hari Jumat yang berlangsung hingga pukul 16.00 WITA, sedangkan hari lainnya sampai pukul 15.00 WITA.
Ia juga menjelaskan Koperasi Merah Putih di Desa Pantungo telah memiliki struktur pengurus, anggaran dasar, dan akta notaris. Meski demikian, pembangunan fisik koperasi belum dapat dilakukan karena belum tersedia lahan.
Terkait pengelolaan sampah, Sofian mengakui desa belum memiliki TPS. Namun, ia memastikan layanan pengangkutan sampah di jalur jalan utama tetap berjalan dengan dukungan armada dari pemerintah kabupaten.
“Kami berharap pelayanan kepada masyarakat selama Ramadhan tetap berjalan optimal dan pemerintah desa selalu diberi kesehatan untuk melayani warga,” kata Sofian.



















