Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahParlemen

Meyke Camaru Dorong Optimalisasi Bantuan UMKM dan Pasar Murah di Kota Gorontalo

45
×

Meyke Camaru Dorong Optimalisasi Bantuan UMKM dan Pasar Murah di Kota Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

RNews.Media – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Meyke Camaru, menutup agenda reses masa persidangan pertama tahun 2025–2026 di Kelurahan Paguyaman, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, Kamis (30/10/2025). Dalam pertemuan yang dihadiri masyarakat setempat, Meyke menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penguatan program Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pelaksanaan pasar murah yang menjadi harapan utama warga di daerah pemilihannya.

Menurut Meyce, antusiasme masyarakat dalam setiap titik reses sangat tinggi, terutama dari kalangan ibu-ibu pelaku usaha kecil. Mereka berharap program bantuan UMKM dan pasar murah dapat terus berlanjut, mengingat harga kebutuhan pokok yang kian meningkat.

Example 300x600

“Hampir semua warga, terutama ibu-ibu, berharap pemerintah terus menggulirkan bantuan UMKM dan mengadakan pasar murah. Kebutuhan pokok sekarang semakin mahal, dan program ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Meyce.

Ia menjelaskan, pasar murah yang digalakkan Pemerintah Provinsi Gorontalo menjadi salah satu upaya penting untuk membantu masyarakat di tengah melemahnya daya beli. Meyke pun berjanji akan terus mendorong agar alokasi anggaran untuk program tersebut ditingkatkan pada tahun 2026.

Selain itu, Meyke juga menyoroti perlunya evaluasi terhadap pelaksanaan program UMKM. Menurutnya, bantuan yang diberikan harus tepat sasaran dan memiliki dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi pelaku usaha kecil.

“UMKM yang terlalu kecil bantuannya tidak akan mampu membuat pelaku usaha naik kelas. Karena itu, besarannya perlu kita tingkatkan dan evaluasi hasilnya, agar benar-benar bisa mengubah wajah ekonomi kerakyatan,” jelasnya.

Meyce juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap penyaluran bantuan agar tidak terjadi ketidaktepatan sasaran. Ia memastikan timnya akan melakukan verifikasi langsung di lapangan untuk memastikan penerima bantuan benar-benar pelaku UMKM aktif.

“Kami ingin memastikan tidak ada penerima dadakan. Bantuan ini harus diterima oleh pelaku usaha yang benar-benar bergerak dan mampu bertahan,” tegasnya.

Menutup kegiatan resesnya, Meyce mengaku senang melihat antusiasme masyarakat yang menyambut baik kabar meningkatnya alokasi bantuan UMKM menjadi Rp 2,5 juta per penerima pada tahun 2026.

“Sebagai wakil rakyat, kami ikut bahagia melihat wajah-wajah gembira pelaku UMKM yang merasakan langsung manfaat dari program ini,” tutupnya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *