Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahParlemen

Pembangunan Gerai Koperasi Terhenti, DPRD Gorontalo Tinjau Langsung Lahan Bermasalah di Iluta

26
×

Pembangunan Gerai Koperasi Terhenti, DPRD Gorontalo Tinjau Langsung Lahan Bermasalah di Iluta

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

RNews.Media – Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan lapangan ke Desa Iluta, Kecamatan Batudaa, pada Rabu (8/4/2026), guna menindaklanjuti permasalahan lahan yang rencananya akan dibangun gerai Koperasi Merah Putih oleh pemerintah desa setempat.

Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk monitoring sekaligus memastikan langsung kondisi di lapangan terkait sengketa kepemilikan lahan yang sempat menghambat proses pembangunan. Diketahui, rencana peletakan batu pertama pembangunan gerai tersebut tertunda setelah muncul klaim dari sejumlah warga yang menyatakan bahwa lahan tersebut merupakan milik orang tua mereka.

Example 300x600

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, Fadli Poha, menjelaskan bahwa pihaknya turun langsung untuk memastikan kebenaran informasi yang berkembang di masyarakat.

“Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan lapangan untuk memonitoring lahan yang bermasalah, yang direncanakan oleh pemerintah desa Iluta untuk pembangunan gerai Koperasi Merah Putih. Saat akan dilakukan peletakan batu pertama, muncul klaim dari masyarakat secara perorangan yang menyatakan bahwa lahan tersebut milik orang tua mereka, sehingga proses pembangunan terhenti,” ujar Fadli.

Dari hasil peninjauan di lapangan, Komisi I DPRD memastikan bahwa konflik tersebut memang benar terjadi dan membutuhkan penanganan serius agar tidak berlarut-larut.

Lebih lanjut, Fadli menyarankan agar pemerintah desa segera memfasilitasi penyelesaian persoalan tersebut dengan melibatkan pemerintah kecamatan sebagai mediator. Hal ini dinilai penting mengingat upaya mediasi sebelumnya yang dilakukan pemerintah desa belum menghasilkan kesepakatan antara para pihak yang bersengketa.

“Kami menyarankan kepada pemerintah desa untuk memfasilitasi penyelesaian ini bersama pemerintah kecamatan. Karena sebelumnya pemerintah desa telah mengundang pihak-pihak terkait, namun belum ada kesepakatan,” tambahnya.

Ia berharap, melalui mediasi yang difasilitasi oleh pemerintah kecamatan, dapat ditemukan solusi terbaik yang menguntungkan semua pihak, sehingga rencana pembangunan gerai koperasi dapat kembali dilanjutkan.

“Insyaallah ke depan akan dimediasi oleh pemerintah kecamatan, dan diharapkan ada jalan keluar terbaik dari permasalahan ini,” tutup Fadli.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *