RNews – Sekretariat DPRD Provinsi Gorontalo menggelar doa syukuran dan ceramah agama untuk memperingati dua tahun masa jabatan DPRD periode 2024–2029, Selasa (15/9/2026). Kegiatan berlangsung di Kantor DPRD Provinsi Gorontalo bersama pejabat, tenaga fungsional, PPPK, tim pakar, tim ahli, dan tenaga outsourcing.
Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Idrus M.T. Mopili mengajak seluruh jajaran menjadikan momentum dua tahun masa jabatan sebagai waktu untuk bersyukur sekaligus mengevaluasi kinerja. Ia meminta seluruh jajaran melihat capaian program, pekerjaan yang masih berjalan, serta berbagai persoalan yang membutuhkan tindak lanjut.
“Semua jabatan dan amanah ini adalah takdir yang harus kita jalankan dengan sebaik-baiknya. Apa yang sudah kita lalui selama dua tahun ini bisa menjadi evaluasi agar kinerja ke depan semakin baik,” ujar Idrus.
Idrus juga mengajak anggota DPRD menjaga kekompakan di tengah perbedaan latar belakang dan kepentingan politik. Menurutnya, persaingan antarpartai dan fraksi merupakan bagian dari proses Pemilu. Setelah proses politik selesai, seluruh anggota harus kembali menyatukan langkah untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Perbedaan itu biasa, tetapi kebersamaan harus tetap kita jaga. Mari kita berlomba-lomba dalam kebaikan dan menyelesaikan amanah rakyat ini sampai akhir masa jabatan,” katanya. Idrus juga meminta anggota DPRD terus merespons persoalan masyarakat, termasuk kekeringan dan kebutuhan air bersih di sejumlah wilayah Gorontalo.
Sekretaris DPRD Provinsi Gorontalo menegaskan komitmen sekretariat dalam mendukung pimpinan dan anggota DPRD menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran. Jajaran sekretariat juga mendampingi kegiatan dewan di lapangan, termasuk reses untuk menyerap aspirasi masyarakat.
Dalam ceramahnya, Husni Idrus mengingatkan seluruh jajaran agar memandang jabatan sebagai amanah dari Allah SWT. Menurutnya, manusia mengemban tugas sebagai khalifatullah fil ardh untuk memakmurkan dunia dan menjalankan setiap tanggung jawab dengan sebaik-baiknya.
“Jabatan itu adalah amanah kekhalifahan. Kita ini khalifatullah fil ardh, diciptakan oleh Allah untuk memakmurkan dunia. Sebagai amanah, bukan sebagai pemilik, tetapi sebagai titipan yang Allah berikan untuk kita kelola,” ujar Husni.
Husni juga mengingatkan pesan Nabi Muhammad SAW bahwa setiap manusia merupakan pemimpin dan akan mempertanggungjawabkan kepemimpinannya. Momentum dua tahun masa jabatan ini pun menjadi pengingat bagi pimpinan, anggota DPRD, dan Sekretariat DPRD untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan pengabdian, serta menuntaskan amanah masyarakat hingga akhir periode 2024–2029.



















