Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerah

DWP Dinas PPPA-PMD Gorontalo Siapkan Pangan Bergizi Berbasis Kearifan Lokal untuk Cegah Stunting

226
×

DWP Dinas PPPA-PMD Gorontalo Siapkan Pangan Bergizi Berbasis Kearifan Lokal untuk Cegah Stunting

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

RNews – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPPA-PMD) Provinsi Gorontalo menyiapkan program pengembangan makanan bergizi berbasis kearifan lokal sebagai salah satu upaya mendukung pencegahan stunting pada anak.

Program tersebut direncanakan mulai digali dan dikembangkan pada Agustus 2026, bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Fokusnya adalah mengidentifikasi berbagai bahan pangan lokal yang memiliki kandungan gizi baik dan dapat diolah menjadi makanan yang menarik serta sesuai dengan kebutuhan anak.

Example 300x600

Ketua DWP Dinas PPPA-PMD Provinsi Gorontalo, Ny. Sutyaningsih Arifandi Pelealu, mengatakan program ini secara khusus menyasar anak-anak usia PAUD, TK hingga Sekolah Dasar (SD).

“Dalam rangka Hari Kemerdekaan, di bulan Agustus ini kami akan melakukan penggalian makanan bergizi berbasis kearifan lokal untuk pencegahan stunting pada anak-anak. Sasaran utamanya adalah anak-anak PAUD, TK, dan SD,” ujar Sutyaningsih.

Menurut dia, pemanfaatan pangan lokal penting dikembangkan karena bahan-bahannya relatif mudah ditemukan di lingkungan masyarakat. Dengan kreativitas dalam pengolahan, pangan lokal dapat disajikan menjadi menu yang bergizi sekaligus menarik bagi anak-anak.

Program tersebut, lanjutnya, tidak hanya diarahkan pada pemenuhan kebutuhan gizi anak, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi keluarga dan masyarakat untuk kembali mengenali potensi pangan yang tersedia di daerah.

Sutyaningsih berharap pengembangan makanan bergizi berbasis kearifan lokal dapat menjadi bagian dari upaya membangun pola konsumsi sehat sejak usia dini.

“Harapannya, kita bisa menggali potensi makanan lokal yang bergizi dan bisa dikonsumsi anak-anak. Jadi, kearifan lokal yang ada dapat kita manfaatkan untuk mendukung tumbuh kembang mereka,” katanya.

Ia menambahkan, pemilihan PAUD, TK hingga SD sebagai sasaran program karena usia tersebut merupakan periode penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Pemenuhan gizi yang baik sejak dini menjadi salah satu hal penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Rencana tersebut mendapat sambutan positif dari Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Gorontalo, dr. Yana Yanti Suleman, SH., MH., M.Kes.

Menurut dr. Yana, inisiatif DWP dalam menggali dan mengembangkan pangan bergizi berbasis kearifan lokal merupakan langkah positif yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak.

Ia menilai, pencegahan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk keluarga, lingkungan pendidikan, organisasi perempuan dan masyarakat.

“Program ini sangat baik karena mengangkat potensi pangan lokal yang ada di daerah kita. Selain membantu pemenuhan gizi anak, kegiatan ini juga dapat menjadi edukasi kepada keluarga bahwa makanan bergizi tidak harus mahal dan dapat memanfaatkan bahan pangan yang tersedia di sekitar kita,” ujar dr. Yana.

Ia berharap program tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan tidak berhenti pada kegiatan di bulan Agustus saja. Menurutnya, pengembangan pangan lokal perlu terus didorong agar masyarakat semakin memahami pentingnya makanan bergizi bagi anak.

Melalui program tersebut, DWP Dinas PPPA-PMD Provinsi Gorontalo diharapkan dapat turut memperkuat gerakan pencegahan stunting sekaligus mendorong pemanfaatan kekayaan pangan lokal Gorontalo.

Selain memberikan manfaat bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak, pengembangan pangan berbasis kearifan lokal juga diharapkan dapat menumbuhkan kebanggaan terhadap potensi daerah serta membangun kebiasaan konsumsi makanan sehat sejak usia dini.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *